Thursday, September 14, 2017

SUNNAH- SUNNAH RASULULLAH PADA MALAM HARI MENJELANG TIDUR





Assalamualaikum warohmatultidur,






sapkaWAILAIHINNUNbarokatuh.
Semoga kita semua smata, atiasa mendapat hidayah dari Allah untuk istiqomah mengamalkUYUWNAma secara kaffah. Amin

Adapun sunnah-sunnah Rasulullah selanjutnya yang akan disampaikanberwudhu, li ini yaitu sunnah-sunnah Rasulullah yang berkenaan pada malam hari menjelang kita berangkat ke tempat tidur dan ketika sudah berada di tempat tidur.

1. Memadamkan semua api yang menyala. ( Hr. Bukhari ).

2. Mematikan semua yang mungkin dapat menyala. ( Hr. Bukhari ).

3. Membicarakan hal-hal yang berhubungan dengan Islam kepada semua anggota keluarga. Misalnya menceritakan kisah Para Nabi dan kisah sahabat Rasulullah Saw.

4. Membaca Bismillah ketika menutup dan mengunci pintu. (Hr. Bukhari ).

5.  Mempunyai Surma Dani ( wadah berisi celak mata ) dan memakainya 3 kali pada sebelah kanan dan kiri pada mata sebelum tidur, untuk diri kita dan anak-anak. ( Misykat ).


6. Menggemparkan tempat/alas tidur. ( Hr. Muslim ).


7. Mengibas-mengibas tempat tidur sebelum tidur. ( Hr. Muslim ).

8. Bersiwak sebelum tidur, walaupun kita telah bersiwak ketika mau Sholat Isya.

9. Apabila anak-anak telah mencapai usia 9 atau 10 tahun, tempat tidur anak perempuan harus dipisahkan anak laki-laki. ( Misykat ).

10. Sebelum merebahkan badan, satukan kedua telapak tangan sambil baca Surah Al Ikhlas, Al  falak, An nas, lalu tiup tangannya kemudian sapukan ke badan dari kepala sampai kaki. ( Hr. Bukhari &  Muslim ).

11. Boleh memakai bantal untuk meletakkan kepala diatasnya.

12. Boleh mempergunakan kulit sebagai alas tidur atau tikar atau kasur atau karpet.

13.  Tidur diatas salah satu yang disebutkan diatas asalkan dengan niat melaksanakan sunnah akan mendapatkan pahala.

14. Nabi Saw. melarang berbaring diatas perut/tidur tengkurap.

15. Nabi Saw. melarang berbaring telentang dengan kaki satu diatas kaki yang lain. ( Hr. Muslim ).

16. Tidur diatas lambung kanan dan wajah menghadap kiblat. ( Hr. Bukhari ).

17. Tangan kanan diletakkan dibawah kepala dan lutut ditekuk.( Hr. Bukhari. ).

18. Ketika berbaring membaca doa
berikut:
ALLAHUMMA BISMIKA AMUWTU WAAHYA.
Artinya :
' Ya Allah dengan nama Mu aku mati
dan aku hidup.'

19. Mengucapakan istighfar dibawah ini 3 kali :

ASTAGHFIRULLAHA LLADZI LAAILAHA ILLAA HUWAL HAYYUL QAYYU WMU WAATUWBU ILAIIHI.
Artinya ,
' Aku mohon ampunan kepada Allah yang tidak ada tuhan yang patut disembah selain Dia, Yang Maha Hidup Dan Maha Abadi. Dan KepadaNya aku bertobat.' ( Hr. Tirmidzi ).

20. Membaca Surat Al waqi'ah sebelum tidur akan melindungi seseorang dari kelaparan dan kemiskinan.( Attarghib ).

21. Tidur dalam keadaan suci yaitu berwudhu atau mandi sebelum berbaring. ( At targhib ).

22. Menaruh sajadah untuk sholat Tahajjud di dekat kepala sebelum tidur. (  Hr. An nasai ).

23. Jika kita mimpi mengalami yang menyenangkan dan ingin menceritakannya pada seseorang, maka sebaiknya kita menceritakannya pada pada orang yang berilmu dan yang mempunyai rasa kasih sayang, sehingga mimpi itu diartikan dengan benar. Jika mengalami mimpi buruk, maka sebaiknya membaca :
Hh hmnhgrr
AUDZU BILLAHI  MINASSYAITHONI  RROJIEM.

Artinya," Aku berlindung kepada Allah dari godaan syaitan yang terkutuk. "


  • Lalu meludah ( dengan isyarat tanpa keluar air ludah ) 3 kali ke kiri, juga sebaiknya mengubah posisi tidur dan tidak menceritakan mimpi itu kepada siapapun. Dan insya Allah tidak akan terjadi apa-apa. ( Hr. Bukhari Muslim ).

24. Menyediakan air dan siwak untuk berwudhu ( sebelum tidur ). ( Hr. Muslim ).

25. Tidur dengan niat akan bangun sholat tahajjud. ( Hr. An nasai ).

26. Mengerjakan sholat Tahajjud sebelum terbit fajar/ waktu salat subuh. ( Misykat ).

27. Nabi Saw. menasehati Zaid bin Tsabit agar membaca doa berikut ketika tidak bisa
tidur :

ALLAHUMMA GAAROTI NNUJUWMU WAHADA ATIL UYUWNU WA ANTA  HAYYUN  QAYYUMUM LAA TA'KHUDZU KA
SINATUN WALA NAWMUM  YAA HAYYUN YAA QAYYUMU AHDI' LAYLI WA ANIM  AYNII.

Artinya, " Ya Allah, bintang-bintang telah terbenam, semua mata telah terpejam  dan Engkau Maha Hidup dan Abadi, tidak mengantuk dan tidak tidur. Wahai Yang Maha Hidup dan Maha Abadi, heningkanlah malamku dan pejamk
anlah mataku. ( Hr. Ibnu Suni ).


SUNNAH-SUNNAH RASULULLAH /ADAB-ADAB SETELAH BANGUN DARI TIDUR.

1. Segera setelah terjaga dari tidur, usapkalah kedua telapak tangan ke wajah

dan mata agar rasa ngantuk hilang. Kemudian membaca doa berikut ini :

ALHAMDULILLAHIL LADZI AHYAANAA BA'DAMAA AMAATANA WAILAIHINNUSYUUR.

Artinya, : Segala puji bagi Allah yang telah menghidupkan kami setelah mematikan kami dan kepada Nya lah kami akan kembali.'

2. Bersiwak segera setelah bangun. ( Hr. Abu Dawud ).

Wednesday, September 13, 2017

SUNNAH-SUNNAH RASULULLAH BERKAITAN DENGAN MAKAN DAN MINUM

Sunnah Nabi (damai dan berkah Allah besertanya) berkenaan dengan makan dan minum.





Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh.
Semoga kita selalu menerima rahmat Allah Swt.

Sunnah-sunnah 









Rasulullah Saw. dalam hal kebiasaan makan adalah:

1. Berniat agar saya makan untuk mendapatkan energi untuk menyembah Allah SWT. (Di Targhib).

2. Cuci tangan dan bilas sebelum dan sesudah makan. (Hr. Tirmidzi).

3. Makan tangan kanan, serta menerima dan memberi makan pada seseorang harus menggunakan tangan kanan. (Hr. Ibn Majah).

4. Makan bersama, tidak sendirian. (Abu Dawud).

5. Lebih banyak orang makan bersama berarti lebih banyak anugerah dan tindakan. (Misykat).

6. Nabi Saw. tidak pernah bersandar pada apa pun saat makan. (Hr. Bukhari).

7. Sebelum makan sepatu dilepaskan. (Hr. Darami).

8. Duduk di lantai dan makan dengan salah satu dari tiga cara:

A. Mencicit dengan pantat tidak menempel ke lantai,
B. Duduk dengan satu kaki, lutut dari kaki yang lain ditegakkan (Hr Muslim)
C. Duduk di atas kedua kaki, seperti posisi tasyahud.

9. Saat makan bersama, orang yang paling saleh dan tertua harus diizinkan untuk memulai. (Hr. Muslim).

10. Berdoa sebelum makan:

بسم الله و عل بر كة الله

(Bismillah wa alaa barokatilloh).

Artinya: Dalam nama Allah dan untuk berkah dari Allah.

11. Jika kita lupa membaca doa sebelum makan, maka ingatlah waktu makan, kemudian baca doa ini:

بسم ا لله ا و له و ا جر ه
(Bismillahi awwali wal akhirah).

Artinya: Dalam nama Allah dari awal sampai akhir.

12. Makan makanan yang paling dekat dengan Anda. (Hr. Tirmidzi).

13. Jika Anda menyediakan  beberapa jenis makanan maka Anda dapat mengambil apa yang Anda sukai dan tidak mengambil apa yang tidak Anda sukai tanpa berkomentar. (Mr. Tarmidzi).

14. Jika Anda membuang daging dengan potongan besar, potong dengan pisau. (HUMAN BUKHARI DAN MUSLIM).

15. Jangan meniup makanan / minuman. (Mr. Tarmidzi).

16. Menyediakan cuka dan madu di rumah adalah sunnah. (Mr. Tarmidzi).

17. Jika beberapa orang makan buah, maka satu tidak boleh lebih dari satu kecuali dengan teman makan lainnya. (Hr. Bukhari).

18. Jika tamu datang, saat makan, mereka juga harus diajak makan bersama. (Hr. Muslim).

19. Ketika bersama, kita bisa makan sebanyak mungkin sampai orang lain selesai makan, jadi menemani orang yang memakannya secara perlahan, jika tidak mampu, kita harus meminta maaf ketika berhenti makan. (Hr. Ibn Majah).

20. Sebelum makan buah, salah satu ulat dihilangkan. (Abu Dawud).

21. Jika makanan dimasak oleh seorang pembantu, maka yang terbaik adalah memakannya bersama atau terpisah. (Hr. Ibn Majah).

22. Setelah makan, yang terbaik adalah menjilati jari dan piring kita karena itu bisa menjadi berkat dan berkat makanan, Tuhan meletakkan di sisi kiri makanan atau di jari. (Hr. Muslim).

23. Kebiasaan mencuci mulut dan mencuci tangan setelah makan dapat membawa berkah yang besar. (Hr. Ibn Majah).

24. Setelah makan membaca doa:

الحمد لله ا لذ ي ا طعمنا و سانا و جعلنا من ا مسلمين

Alhamdulillahi ladzi atoamana wasaqoanaa waja alanaa minal muslimin.

Itu artinya; "Segala puji bagi Allah yang telah memberi kita makanan dan minuman dan telah menjadikan kita seorang Muslim (Hr.

25. Ketika kita makan di rumah orang lain, kita harus membaca doa untuk tuan rumah dengan doa-doa berikut:

ALLAHUMMA BAARIQLAHUUM FIIMA RAZAQTAHUM WAHFIRLAHUM WARHAMHUM.

Yaitu, "Ya Allah, semoga mereka memberkati makanan yang telah Anda berikan kepada mereka dan mengampuni dan memberkati mereka." (Hr. Muslim).

26. Laylak / suprah harus dilukiskan di lantai, Nabi Saw. tidak pernah makan di meja makan. (Shama, il Tarmidzi).

Sunnah-sunnah ketika minum sebagai berikut:

1. Katakan BISMILLAH sebelum minum dan ALHAMDULILLAH sesudahnya.

2. Minum dengan 3 teguk. (Hr. Tirmidzi).

3. Jangan meniup ke dalam air panas untuk mendinginkannya. (Abu Dawud). Sunnah

4. Air dan jenis minuman halal lainnya harus diambil dengan tangan kanan, karena iblis selalu menggunakan tangan kirinya untuk makan dan minum. (Bukhari dan Muslim).

5. Minuman harus duduk, Nabi Saw. melarang minum sambil berdiri. (Zaadul Ma, aad).

6. Orang yang bertugas melayani orang lain, harus menjadi yang terakhir minum. (Hr. Tirmidzi).

7. Setelah minum apa pun selain susu, baca doa di bawah ini,
ALLAHAHUMMA BARIQLANAA FIIHI WA ATOIMNAA KRISTUS MINHU.
Artinya, "Ya Allah, berkati kami dalam minuman ini dan beri kami makanan / minuman yang lebih baik daripada ini." (Tirmidzi).

8. Setelah minum susu harus membaca doa berikut:

ALLAHUMMA BAARIQLANAA FIIHI WAZIDLANAA MINHU.

Yaitu, "Ya, Tuhan memberkati kita dalam minuman susu ini dan menambahkannya kepada kita dari dia." (Tirmidzi).

9. Dapat menggunakan air yang disimpan semalaman untuk diambil pada hari berikutnya selama ditutup. (Hr. Tirmidzi).

10. Sebaiknya tidak minum dari bagian gelas atau cangkir yang pecah / retak. (Abu Dawud).

11. Nabi Saw. melarang penggunaan kapal yang terbuat dari emas dan perak. (Hr. Bukhari).

Demikianlah beberapa sunnah Rasulullah atau adab-adab yang telah dianjurkan oleh Rasulullah untuk menjadi petunjuk bagi orang Islam dalam melakukan praktek makan dan minum, yang apabila kita mau meentaatinya akan mendapatkan pahala surga di Akhirat dan keberkahan hidup di dunia.

Tuesday, September 12, 2017

SUNNAH-SUNNAH RASULULLAH TENTANG PEBICARAAN LIDAH DAN DOSA YANG DIDAPAT KARENA LIDAH





Sunnah Rasulullah saw. Tentang Lidah dan Dosa Pembicaraan Lidah.

Assalamualaikum waarohmatullahi waabarokatu. Semoga kita selalu menerima rahmat dan bimbingan dari Allah SWT. Amin.

Tidak ada yang lebih penting untuk dilindungi dari diri kita sendiri daripada menjaga lidah. Kata Ulama.

Ini menunjukkan betapa pentingnya dan kebutuhan untuk menggunakan lidah sesuai dengan ajaran dan sunnah Nabi Muhammad, dan pentingnya menjaga lidah kita dari beberapa dosa sebagaimana dikatakan Rasulullah saw.






1. Nabi Saw berkata, "Lidah dan alat kelamin adalah dua hal yang dapat menyeret seseorang ke neraka."

2. Nabi berkata, "Siapa pun yang menahan lidahnya dan kemaluannya, maka aku akan menjamin dia ke surga."
(Misykat)

3. Nabi berkata, "Jika seseorang mengatakan sesuatu yang salah, malaikat Rahmat berjalan sejauh satu mil dari almarhum, karena bau busuk yang berasal dari mulutnya." (Misykat).

4. Nabi Saw. Melarang kita untuk mengutuk satu sama lain dan juga melarang WANITA untuk tidak menghormati suami mereka.

5. Nabi berkata, "Siapa pun yang mengutuk orang lain, dan ketika kutukan itu tidak cocok untuk orang itu, maka kutukan jatuh pada orang yang mengutuk" (HR. Tarmidzi).

6. Nabi Saw. Melarang kita dari kesesatan orang lain. (Hr. Muslim).

7. Nabi berkata, "Siapa pun yang mengutuk tidak akan diberi izin untuk memohon pengampunan pada Hari Kiamat." (Hr. Muslim).

8. Nabi berkata, "Dosa dua bersumpah jatuh ke orang yang memulai, selama orang kedua tidak melebihi yang pertama." (Misykat).

9. Nabi berkata, "Di antara dosa besar dosa mengutuk orang tua itu sendiri." (Hr. Muslim).

10. Alqur'an melarang kita mengutuk bahkan berhala para penyembah berhala.

11. Nabi Saw. Melarang orang terkutuk yang telah meninggal, karena itu merusak kerugian bagi yang selamat. (Mr. Tarmidzi).

12. Nabi Saw. berkata, "Siapa pun yang mengatakan kafir lain atau musuh Tuhan atau orang berdosa ketika tuduhan itu tidak cocok untuk orang tersebut, maka kata itu berlaku untuknya (Misykat).

13. Nabi Saw. berkata, "Orang yang menyebabkan perselisihan di antara orang-orang dengan berita, maka dia adalah hamba Tuhan yang dikutuk.

14. Nabi Saw. berkata, "Ini tidak akan masuk surga para pasukan / membawa berita yang menyakitkan (Hr Muttafaq'alaih).

15. Ghibah, yang berbicara tentang kerugian orang lain di belakangnya, seperti memakan daging bangkai saudara laki-lakinya. (Alqur'an).

16. Nabi Saw. berkata, "Ghibah lebih buruk dari perzinahan. (Misykat).


Monday, September 11, 2017

10 SUNNAH-SUNNAH KHUSUS TENTANG WANITA/MUSLIMAH




Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh.
Semoga kita selalu istiqomah dalam menjalankan agama di kaffah. Amin ...

Sesungguhnya makhluk hidup Tuhan kepada dunia adalah untuk menyembah-Nya.

Dan salah satu bentuk ibadah kepada Allah adalah melakukan sunnah sunnah dalam kehidupan sehari-hari, dan kesempatan ini disajikan pada adab atau sunnah Nabi Muhammad SAW. Adab sunnah adalah:

1 Wanita tidak boleh memakai pakaian tembus pandang atau tipis. (HR. Abu Dawud.)

2. Jika memakai tutup kepala tipis, maka harus ditutupi dengan tudung tebal di atasnya. Demikian juga, saat mengenakan lingerie tipis, maka pakaian tebal dan longgar harus dikenakan di atasnya. (HR. Abu Dawud).

3. Wanita seharusnya tidak mengenakan pakaian yang menunjukkan garis atau lekuk tubuh mereka. (HR. Abu Dawud).

4. Perempuan tidak boleh bersama laki-laki non-mahram, kapan saja dan di mana saja.

5. Nabi (damai dan berkah Allah besertanya), berkata, wanita yang memakai tidak seharusnya mencium bau pelit. (HR. Abu Dawud)

6. Lebih baik / disunnahkan bagi wanita yang tertarik / meninggalkan pacar di tangannya. (HR. Abu Dawud).

7 Wanita yang memakai perhiasan emas karena kesombongan akan dihukum di Akhirat. (HR. Abu Dawud).

8. Jika untuk suatu kebutuhan, seorang wanita dipaksa untuk meninggalkan rumah, maka harus berjalan ke samping. (HR. Abu Dawud).

9. Wanita lebih baik puas dengan perhiasan perak dan tidak memaksa untuk memiliki perhiasan emas. (HR. Abu Dawud).

10. Wanita seharusnya tidak memakai perhiasan yang dapat menyebabkan benturan suara ketika bergerak. (HR. Abu Dawud).


Monday, September 4, 2017

Ayam Goreng Dadar



Bahan:

- 3 butir telur ayam, buat menjadi empat dadar
- 2 sdm minyak goreng
- 2 ons ayam fillet, cincang
- 2 siung bawang putih, cincang
- 1/2 buah bawang bombay, cincang
- 1/2 sdm saus tiram
- 1 sdm kecap manis
- 1/2 sdm kecap
- 1/2 sdm gula
- 1/2 sdt bubuk lada


Metode:

Tumis bawang putih dan bawang merah.

Tambahkan ayam cincang, lalu aduk rata.

Tambahkan kecap asin, kecap asin, saus tiram, gula, dan merica, lalu aduk sampai ayam sudah cincang berminyak.

Masukkan sepotong telur dadar ke atas piring datar, lalu ambil sekitar 1 sendok makan ayam dan letakkan di telur dadar.

Gulir ke bawah dan letakkan di piring.

Lakukan proses secara terus menerus ke grafik.

Siap untuk melayani.