SUNNAH-SUNNAH RASULULLAH BERKAITAN DENGAN MAKAN DAN MINUM

Sunnah Nabi (damai dan berkah Allah besertanya) berkenaan dengan makan dan minum.





Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh.
Semoga kita selalu menerima rahmat Allah Swt.

Sunnah-sunnah 









Rasulullah Saw. dalam hal kebiasaan makan adalah:

1. Berniat agar saya makan untuk mendapatkan energi untuk menyembah Allah SWT. (Di Targhib).

2. Cuci tangan dan bilas sebelum dan sesudah makan. (Hr. Tirmidzi).

3. Makan tangan kanan, serta menerima dan memberi makan pada seseorang harus menggunakan tangan kanan. (Hr. Ibn Majah).

4. Makan bersama, tidak sendirian. (Abu Dawud).

5. Lebih banyak orang makan bersama berarti lebih banyak anugerah dan tindakan. (Misykat).

6. Nabi Saw. tidak pernah bersandar pada apa pun saat makan. (Hr. Bukhari).

7. Sebelum makan sepatu dilepaskan. (Hr. Darami).

8. Duduk di lantai dan makan dengan salah satu dari tiga cara:

A. Mencicit dengan pantat tidak menempel ke lantai,
B. Duduk dengan satu kaki, lutut dari kaki yang lain ditegakkan (Hr Muslim)
C. Duduk di atas kedua kaki, seperti posisi tasyahud.

9. Saat makan bersama, orang yang paling saleh dan tertua harus diizinkan untuk memulai. (Hr. Muslim).

10. Berdoa sebelum makan:

بسم الله و عل بر كة الله

(Bismillah wa alaa barokatilloh).

Artinya: Dalam nama Allah dan untuk berkah dari Allah.

11. Jika kita lupa membaca doa sebelum makan, maka ingatlah waktu makan, kemudian baca doa ini:

بسم ا لله ا و له و ا جر ه
(Bismillahi awwali wal akhirah).

Artinya: Dalam nama Allah dari awal sampai akhir.

12. Makan makanan yang paling dekat dengan Anda. (Hr. Tirmidzi).

13. Jika Anda menyediakan  beberapa jenis makanan maka Anda dapat mengambil apa yang Anda sukai dan tidak mengambil apa yang tidak Anda sukai tanpa berkomentar. (Mr. Tarmidzi).

14. Jika Anda membuang daging dengan potongan besar, potong dengan pisau. (HUMAN BUKHARI DAN MUSLIM).

15. Jangan meniup makanan / minuman. (Mr. Tarmidzi).

16. Menyediakan cuka dan madu di rumah adalah sunnah. (Mr. Tarmidzi).

17. Jika beberapa orang makan buah, maka satu tidak boleh lebih dari satu kecuali dengan teman makan lainnya. (Hr. Bukhari).

18. Jika tamu datang, saat makan, mereka juga harus diajak makan bersama. (Hr. Muslim).

19. Ketika bersama, kita bisa makan sebanyak mungkin sampai orang lain selesai makan, jadi menemani orang yang memakannya secara perlahan, jika tidak mampu, kita harus meminta maaf ketika berhenti makan. (Hr. Ibn Majah).

20. Sebelum makan buah, salah satu ulat dihilangkan. (Abu Dawud).

21. Jika makanan dimasak oleh seorang pembantu, maka yang terbaik adalah memakannya bersama atau terpisah. (Hr. Ibn Majah).

22. Setelah makan, yang terbaik adalah menjilati jari dan piring kita karena itu bisa menjadi berkat dan berkat makanan, Tuhan meletakkan di sisi kiri makanan atau di jari. (Hr. Muslim).

23. Kebiasaan mencuci mulut dan mencuci tangan setelah makan dapat membawa berkah yang besar. (Hr. Ibn Majah).

24. Setelah makan membaca doa:

الحمد لله ا لذ ي ا طعمنا و سانا و جعلنا من ا مسلمين

Alhamdulillahi ladzi atoamana wasaqoanaa waja alanaa minal muslimin.

Itu artinya; "Segala puji bagi Allah yang telah memberi kita makanan dan minuman dan telah menjadikan kita seorang Muslim (Hr.

25. Ketika kita makan di rumah orang lain, kita harus membaca doa untuk tuan rumah dengan doa-doa berikut:

ALLAHUMMA BAARIQLAHUUM FIIMA RAZAQTAHUM WAHFIRLAHUM WARHAMHUM.

Yaitu, "Ya Allah, semoga mereka memberkati makanan yang telah Anda berikan kepada mereka dan mengampuni dan memberkati mereka." (Hr. Muslim).

26. Laylak / suprah harus dilukiskan di lantai, Nabi Saw. tidak pernah makan di meja makan. (Shama, il Tarmidzi).

Sunnah-sunnah ketika minum sebagai berikut:

1. Katakan BISMILLAH sebelum minum dan ALHAMDULILLAH sesudahnya.

2. Minum dengan 3 teguk. (Hr. Tirmidzi).

3. Jangan meniup ke dalam air panas untuk mendinginkannya. (Abu Dawud). Sunnah

4. Air dan jenis minuman halal lainnya harus diambil dengan tangan kanan, karena iblis selalu menggunakan tangan kirinya untuk makan dan minum. (Bukhari dan Muslim).

5. Minuman harus duduk, Nabi Saw. melarang minum sambil berdiri. (Zaadul Ma, aad).

6. Orang yang bertugas melayani orang lain, harus menjadi yang terakhir minum. (Hr. Tirmidzi).

7. Setelah minum apa pun selain susu, baca doa di bawah ini,
ALLAHAHUMMA BARIQLANAA FIIHI WA ATOIMNAA KRISTUS MINHU.
Artinya, "Ya Allah, berkati kami dalam minuman ini dan beri kami makanan / minuman yang lebih baik daripada ini." (Tirmidzi).

8. Setelah minum susu harus membaca doa berikut:

ALLAHUMMA BAARIQLANAA FIIHI WAZIDLANAA MINHU.

Yaitu, "Ya, Tuhan memberkati kita dalam minuman susu ini dan menambahkannya kepada kita dari dia." (Tirmidzi).

9. Dapat menggunakan air yang disimpan semalaman untuk diambil pada hari berikutnya selama ditutup. (Hr. Tirmidzi).

10. Sebaiknya tidak minum dari bagian gelas atau cangkir yang pecah / retak. (Abu Dawud).

11. Nabi Saw. melarang penggunaan kapal yang terbuat dari emas dan perak. (Hr. Bukhari).

Demikianlah beberapa sunnah Rasulullah atau adab-adab yang telah dianjurkan oleh Rasulullah untuk menjadi petunjuk bagi orang Islam dalam melakukan praktek makan dan minum, yang apabila kita mau meentaatinya akan mendapatkan pahala surga di Akhirat dan keberkahan hidup di dunia.

Comments